Inilah 5 Laptop Alternatif dengan Spesifikasi Sama MacBook Air

Akhir bulan lalu akhirnya Apple merilis MacBook Air generasi terbarunya. Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk Apple lainnya, yaitu US$ 1.200 atau setara Rp 18 juta, banyak orang mengakui kemampuan notebook tersebut

Pertanyaannya sekarang adalah apakah sebanding mengeluarkan biaya sebesar itu demi mendapatkan MacBook Air ini? Menurut Dave Lee, YouTuber yang kanalnya terfokus pada review laptop dan gadget itu mengatakan worth it jika kamu memang mencari macOS. Tidak ada yang lebih baik untuk menginvestasikan uangmu demi mendapatkan macOS dengan hardware MacBook Air terbaru.

Namun jika kamu tidak memedulikan sistemnya atau lebih menyukai Windows, maka sebaiknya jangan. Dengan harga segitu, masih banyak laptop yang punya performa lebih baik atau bahkan setara namun dengan harga lebih murah. Untuk hal itu, kami coba tawarkan beberapa laptop alternatif dengan harga setara MacBook Air jikalau kamu ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Berikut adalah pilihannya.

1. ASUS ZenBook 13

ZenBook adlaah salah satu seri andalan ASUS. Didesain elegan, ASUS mempersembahkan ZenBook 13 dengan kondisi yang sangat ringan di mana hanya memiliki ketebalan 0,5 inci dan berat hanya 1 kg. Motonya yang bertuliskan “Create at the speed of light” menunjukkan bagaimana ASUS membangun laptop ini agar memiliki performa yang cepat tanpa ada hambatan.

Tak hanya itu, ASUS pun mempertimbangkan kesehatan penggunanya dengan menambahkan fitur bernama mode Eye Care serta light up numberpad. Harganya pun setara dengan MacBook Air, yaitu US$ 1.200 atau setara Rp18 juta.

2. Razer Blade Stealth

Sebagai perusahaan yang membangun teknologi-teknologi penyokong industri game, jelas untuk masalah laptop Razer tidak bermain-main dalam membuatnya. Dengan layar 13,3 inci, Razer Blade Stealth memiliki desain elegan yang ditopang dengan teknologi quick charging serta prosesor quad-core Intel i7-8550U ditambah RAM 16GB.

Laptop dengan kualitas seperti itu pastinya mahal, tetapi Razer hanya memberikannya dengan harga US$ 1.400 atau berada di angka Rp 20 juta. Tapi, hey, ini laptop gaming. Kenapa tidak, jika itu bisa benar-benar menyokong hobimu?

3. Dell XPS 13

Pada tahun ini, banyak orang yang terpana akan kehadiran laptop ini. Dibuka dengan harga US$1.000 atau berkisar Rp15 jutaan, XPS 13 diakui sangat ringan dan memiliki performa yang sangat sangat baik. Beratnya tidak mencapai 2 kg, membuatnya mudah untuk dibawa ke mana-mana.

Layar 4K Ultra HD membuatmu dapat menonton video yang sangat bagus, sedangkan prosesor i7-8550U yang sama dengan yang dimiliki Razer Blade Stealth menjamin performa yang lancar. Namun yang pasti menjadi perhatian adalah desainnya. Bahkan berkat desainnya, Dell XPS 13 masuk penghargaan TechRadar untuk kategori Best in Class.

4. Microsoft Surface Laptop 2

Mircosoft Surface Laptop 2 adalah laptop 2 in 1. Dia bisa jadi laptop, namun juga bisa menjadi tablet. Cukup dengan memisahkan layarnya, kamu bisa membawa-bawa Surface Laptop 2 jadi lebih mudah tanpa adanya keyboard layaknya membawa sebuah iPad. Prosesor yang digunakan pun sudah merupakan yang terbaik dari segalanya yaitu i7-8650U dengan tambahan RAM sebesar 16GB.

Grafisnya menggunakan Intel UHD Graphics 620 atau Nvidia GeForce GTX 1050 (2GB GDDR5 VRAM) yang memastikan kelancaran penggunaan. Jika kamu merupakan anak yang tidak suka dengan barang yang biasa saja, Microsoft Surface Laptop 2 bisa jadi laptop andalanmu. Harganya pun setara dengan MacBook Air yaitu US$ 1.200 atau setara Rp 18 juta.

5. Google Pixelbook

Didukung dengan perusahaan besar pendukung search engine paling populer di dunia, Google Pixelbook pastinya membawa hal baik yang berbeda ketimbang tetangganya. Diakui sebagai Chromebook terbaik yang ada di pasar, Pixelbook memberikan fitur sepeti Surface Laptop 2 yang mana dapat dirubah menjadi tablet.

Laptop ini mampu menyajikan webcam dengan kualitas resolusi 720p dan 60 fps yang berarti dalam perihal video, seharusnya tidak akan ada kendala yang berarti dalam menyajikan gambar. Kecuali kamu punya koneksi internet yang serupa. Harga? Sama dengan MacBook Air.

Sesuai dengan kata Dave Lee, MacBook Air sudah kehilangan kekuatan gaibnya. Bukan karena kualitasnya yang berkurang, melainkan karena kemajuan teknologi yang membuat para